Do you know mindmap? Cara yang dikembangkan oleh Tony Buzan ini bisa dijadikan salah satu cara untuk mendeskripsikan karakter kamu dalam cerita. Cara ini cocok buat kamu yang suka membuat plot sedetail mungkin.
Dan pada setiap 'akar' dari mindmap yang kamu buat, bisa kamu bikin turunan plotnya. Misalnya, pada bab 1 kamu ingin karakter melakukan aktivitas apa saja? Tulis di setiap 'akar'-nya. Setelah selesai, lanjutkan ke bab 2, dst.
Dari turunan Karakter vs Plot ini, kamu bisa dengan mudah melihat peta cerita kamu. Kamu bisa tahu mau ke mana arah cerita kamu sampai bab terakhir.
Kalau sudah menulis sampai tengah cerita terus ingin diubah gimana? Gak masalah. Ubah petanya. Kamu akan tahu 'akar' mana saja yang mesti diubah, yang berpengaruh pada jalan cerita.
Cara yang satu lagi adalah dengan membuat bagan/diagram.
Cara ini efektif kalau kamu tidak mau repot membuat detail, tapi cukup dengan membuat garis besarnya saja. Satu bagan diwakilkan satu action, misalnya. Atau satu bagan diwakilkan satu setting. It's up to you.
Kedua cara ini bisa kamu lakukan kalau kamu tidak suka membuat plot dengan hanya membuat jajaran-jajaran kalimat, tapi dengan gambar. Aku sendiri lebih suka dengan cara bagan/diagram karena buatku, alur cerita lebih 'terlihat' dan dari setiap bagan, bisa aku zoom in atau zoom out dengan cara membuat bagan baru tersendiri.
Semoga saja cara ini bisa membantu. Selamat mencoba ya! :)

